Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 26, 2016

Puisi Embun di Batas Senja, dimusikalisasi oleh Om Yuditeha

Embun di Batas Senja
Di matamu kusimpan segala teduh, penat dan segala rasa yang pernah Tuhan titipkan Embun yang kucuri dari pagi, binar yang kucuri dari malam, kuselipkan di matamu.
Kau tak akan menemukanku dalam terpal senja bermandikan cahaya. Sebab aku hidup pada jalanan yang tak asing dengan debu yang gersang Aku hidup pada tiaptiap lorong gelap, tempat anjing melolong yang menakutimu sebelum tidur
Entah, bagaimana kujabarkan embun di matamu yang merekah ditiap pagi, pada jalan yang kini menjadi tugu di mana hatiku kutawankan padamu Rambutmu menari seiring sepoi aku hanyut di matamu, tak terselamatkan Tenggelam dalam getirgetir yang kutelan sendiri Biar aku saja yang mati asal bukan Kau! Sebab di matamu aku hidup di balik embun yang membasahi setiap binarmu, aku reduh Luluh, jatuh, dan bertekuk lutut Padamu, embun pagi di setiap detak nadiku.

Rempongnya Buber Keluarga Besar; Kerempongan yang berakhir bahagia

Awal ramadhan saya pernah membuat keinginan kecil dan sederhana, dan baru kesampaian kemarin. Keinginan saya sangat sederhana, “Saya ingin buka bersama dengan keluarga formasi lengkap.” Dan entah ada angin darimana tiba-tiba saja kakak kedua saya ngajakin buka bersama sekeluarga. Gak hanya sekeluarga, ini sama tetangga dan keponakan-keponakan juga.

Review Book: Kidung Sang Kekasih-Novanka Raja, Bahasa Cinta Tak Selalu Harus Rumit

Cinta memang rumit, tapi tak selamanya cinta harus diungkapkan dengan bahasa-bahasa yang rumit. Seperti buku Kidung Sang Kekasih, buku yang ditulis Bang Novanka Raja ini bukanlah sesuatu yang rumit, walau sebenarnya membahas hal-hal yang rumit soal cinta.

Puisi-puisi di dalam buku ini sederhana, namun punya makna yang dalam. Cinta, kerinduan, patah hati, perpisahan, pertemuan menjadi satu dalam buku ini. Menyelaminya seperti tersesat dalam ribuan perasaan yang terkadang bisa membuatmu hanyut.

Kalau Kamu Nemu Tanda-Tanda Aneh di Mantanmu, Maka Berhati-Hatilah Bisa Jadi Dia…

Enggak ada angin, enggak ada hujan, tiba-tiba aja dia datang lagi di kehidupanmu. Datang dengan membawa sejuta kata-kata manis, seolah tak pernah menaruh luka di hatimu. Mantan Oh Mantan. Bukan santan. Kamu pasti bingung kenapa makhluk yang benama mantan itu muncul kembali. Hidupmu yang sudah tenang menjadi goyah karena kehadirannya. Kamu mulai ingin mengubah hari-hari jomblomu menjadi manis bersama dia. Dengan segudang harapan di anganmu. Dengan harapan besar dia tak akan meninggalkanmu lagi. Walau terkadang itu omong kosong!

Alasan-Alasan Kenapa Cewek Suporter itu Pantas Bersanding Denganmu.

Menjadi seorang suporter tim sepakbola itu tidaklah buruk. Tak seperti yang dibayangkan di benak orang-orang. Dunia suporter tak selamanya hitam. Terkadang orang-orang hanya menilai dari hal-hal negatifnya. Sekali pun suporter, seorang cewek suporter tetaplah seorang perempuan berhati lembut. Bisa jadi alasan-alasan berikut adalah kenapa alasan dia pantas bersanding denganmu.